Per Tanggal 1 Juli 2020 Game Di Steam Dikenakan Pajak 10%!

Maniak Game – Seperti yang sudah diketahui, bahwa pemerintah berencana untuk mengenakan pajak tambahan sebesar 10% pada produk digital. Mulai dari streaming musik, film, aplikasi, hingga video game digital. Peraturan ini diatur dalam PMK Nomor 48/PMK.03/2020 dan akan mulai berlaku per tanggal 1 Juli 2020 di seluruh daerah.

Meski peraturan ini sudah diaplikasikan untuk beberapa produk digital seperti Google Play Store, namun untuk toko digital lain seperti Steam masih belum dikenakan regulasi tersebut. Sebelumnya para gamers masih bisa menikmati membeli game di Steam tanpa dikenakan pajak sama sekali, namun sepertinya mulai tanggal 1 Juli nanti mau tak mau para gamers harus mematuhi peraturan yang akan ditetapkan.

Hal ini dikonfirmasikan melalui website partner resmi Steam yang memberikan informasi mengenai tambahan pajak yang dikenakan. Terhitung pada tanggal 1 Juli 2020 nanti, Steam untuk regional Indonesia akan diberlakukan tambahan pajak 10% untuk semua game digitalnya.

Daftar Negara yang mengenakan pajak tambahan di Steam (klik gambar untuk memperbesar).

Dengan adanya penambahan pajak 10% ini, otomatis akan membuat game yang harga awalnya hanya 800 ribu setelah dikenakan pajak akan ada kenaikan menjadi total harga sekitar 880 ribu rupiah. Berbeda dengan kebanyakan negara lain yang sudah menetapkan peraturan seperti ini sejak tahun 2015, Indonesia sendiri baru akan memberlakukan penambahan pajak tersebut pada tanggal 1 Juli 2020 nanti bersamaan dengan negara Arab Saudi yang mengenakan pajak sebesar 15%.

Sementara Jerman yang ikut masuk dalam list yang sama dengan Indonesia dan Arab Saudi akan memberlakukan pajak tambahan sebesar 19% untuk seluruh game mereka di Steam mulai tahun 2021 mendatang.

Sebelumnya, peraturan ini dinilai akan cukup memberatkan bagi beberapa kalangan. Tapi memang sudah sewajarnya untuk setiap negara memberlakukan pajak produk digital tersebut demi pengembangan negara jadi lebih baik lagi.