Cyberpunk 2077 Tidak Bisa Lagi Gunakan Engine dari The Witcher 3

Maniak Game – Seri The Witcher milik CD project RED mungkin memang menjadi salah satu game dengan visual terbaik yang pernah dibuat, khususnya The Witcher 3 ; Wild Hunt. Mulai dari grafik lingkungan, model, animasi, efek-efek visual dan juga interaksi yang terjadi di dalamnya membuat dunia gamenya tampil hidup dan realistis. Engine bernama RED Engine 3 tersebut memang dibuat oleh CDPR secara eksklusif untuk game ketiga dari Geralt of Rivia tersebut.

Namun meskipun hanya digunakan untuk satu game saja, nyatanya CDPR tidak dapat menggunakan RED Engine 3 milik mereka tersebut untuk mengembangkan game terbaru mereka yaitu Cyberpunk 2077, dan Cyberpunk 2077 tidak akan dapat dibuat apabila mereka masih menggunakan engine milik The Witcher 3 tersebut. Dengan Engine baru mereka dapat membuat game nya ke dalam tampilan first-person. Selain hal itu, dunia open world Cyberpunk yang dipenuhi dengan gedung-gedung tinggi juga dapat dibuat karena adanya engine baru tersebut.

Berhubung karena beberapa gedung terdapat pencakar langit, maka di dalam gamenya kemungkinan akan memberikan beberapa misi. Benefit lain dari engine baru mereka tentunya dapat di Implementasikannya teknologi Ray-tracing untuk dunia Cyberpunk, yang dimana pantulan cahaya akan menjadi salah satu faktor visual yang menunjang realisme dari dunianya. Global illumination juga menjadi aspek visual baru yang akan membuat pencahayaan di dunianya lebih nyata.

CDPR tentunya sudah menjelaskan bahwa dunia dari Cyberpunk 2077 ini nantinya memang tidak akan seluas dunia dari The Witcher 3. Namun, dunia di Cyberpunk ini nantinya akan lebih padat dan imersif. Dengan engine baru yang diberi nama RED engine 4 tersebut maka CDPR tetap berfokus untuk menjadikan Cyberpunk2077 lebih baik daripada The Witcher 3.