Pembatalan DLC Final Fantasy XV Hingga Keluarnya Hajime Tabata

Maniak Game – Seperti yang diketahui Final Fantasy XV merupakan salah satu game Playstation 4 yang sempat menjadi trending topic di twitter dengan men-tamatkan gamenya kurang lebih hanya 12jam saja!, ya tentu bagi para gamers bermain santai tanpa melewati side quest nya jauh lebih menyenangkan bukan?

 

 

Iya baru-baru ini saja Final Fantasy XV yang rencana awalanya akan mengeluarkan sebuah DLC special akan tetapi hal tersebut ditunda tentu itu menjadi sebuah kekecewaan yang mendalam bagi para fans yang sengajah untuk menunggu DLC ini keluar.

Terlebih lagi setelah pembatalan DLC nya sutradara gamenya yakni Hajime Tabata telah keluar dan justru mendirikan studio game barunya untuk memulai kembali karirnya dari nol, episode Ardyn menjadi DLC terakhir yang dipersembahkan oleh Tim Developer Square Enix.

Walaupun peluncuran DLC nya tersebut dibatalkan akan tetapi akan dikeluarkan dalam bentuk Novel, DLC terakhir Final Fantasy XV yang berjudul episode Ardyn ini sudah hadir pada akhir bulan Maret lalu, Square Enix sendiri yang telah mengungkapkan beberapa hal terbaru mengenai DLC nya tersebut dengan membagikan beberapa Screenshoot serta prolog dalam bentuk animasi berdurasi 15 menit.

Walaupun episode Ardyn ini merupakan sebuah episode terakhir untuk game Final Fantasy XV akan tetapi dari pihak Square Enix juga tengah mempersiapkan sebuah novel yang berjudul The Dawn  Of The Future.

Novelnya sendiri mengacu kepada 4 episode yang direncanakan akan rilis untuk Final Fantasy XV tahun ini namun 3 dari 4 episode tersebut akhirnya dibatalkan kembali bersamaan dengan keluarnya Hajime Tabata sang sutradara.

Sebagai salah satu orang penting dibalik serial Final Fantasy XV dan Kingdom Hearts, tetsuya nomura kerap dilihat sebagai sosok yang kontoversial oleh para fansnya karena game-game yang digarapnya cenderung memakan waktu yang cukup lama dan cenderung berakhir mengecewakan.

Melalui interviewnya baru-baru ini beliau menjelaskan bahwa kekacauan pengembangan yang menimpa Final Fantasy XV hingga dibatalkannya DLC tersebut bukan semata-mata kesalahan Nomura.

Ia menjelaskan bahwa kekacauan tersebut kerap disebabkan oleh hal diluar kendali nomura, yang dimana Square Enix selaku perusahaan yang menaunginya seperti ekosistem dan platform yang berubah.

Kingdom Hearts 3 sendiri juga memakan waktu yang cukup lama dan itu bukanlah karena Nomura melainkan karena keputusan dari Square Enix yang mengganti Development Tool menjadi Unreal Engine di pertengahan pengembangan.

Final Fantasy XV bisa kamu mainkan pada platform PC, Playstation 4, dan Xbox One.