Game Detroit: Become Human Android Yang Menyerupai Manusia

Maniak Game – Detroit: Become Human Android adalah permainan PlayStation 4 latar cerita nya diambil pada 20 tahun kehidupan yang mendatang, berkat Revolusi Artificial Intelligence, Android adalah robot modern yang hampir menyerupai manusia asli Android yang bekerja membantu kehidupan manusia mulai dari mengasuh anak, menjadi penjaga toko, tukang bersih-bersih sampai pekerja seks, apapun yang manusia kerjakan mereka bisa melakukannya juga.

Hampir semua orang bisa membeli android, tipe pekerja domestic keluaran teranyar dibanderol 7999 dolar AS atau setara dengan Rp 111.5 juta dan bisa dicicil, Android bisa berbicara dalam berbagai Bahasa dan mahir dalam memasak sampai membimbing tugas sekolah anak sementara yang tipe lawas dihargai dengan 688 Dolar AS atau setara dengan Rp 9.5 juta jauh lebih murah.

David Cage sebagai sutradara dengan dibantu Krunya di studio Quantic Dream menggambarkan kehidupan manusia di 20 tahun kedepan dengan “para manusia yang bersantai duduk di depan TV sedangkan Android mereka mencuci piring, membersihkan lantai, merapikan kamar hingga menyiapkan makan malam.”

Sebagian orang memperlakukan Android mereka layaknya seperti keluarga, akan tetapi banyak juga yang menganggap mereka sebagai budak dan tanpa disadari para android tersebut mengalami perkembangan emosional, mereka dapat merasakan hal-hal yang tidak diprogramkan, seperti takut, marah dan cinta ditengah kebingungan android yang memiliki sebuah perasaan mereka dilabeli dengan nama Deviant atau yang artinya penyimpang.

Pada November 2038, kasus penyimpangan meningkat drastic, ada yang kabur dan melakukan tindak kekerasan hingga membunuh majikannya sendiri, persepsi public terhadap android makin menjadi negative karena saat itu pengangguran mencapai tingkat tertinggi di amerika serikat.

Game ini menggunakan sistem beda pilihan, dan memiliki ending yang berbeda pengembang menyuguhkan sesuatu yang baru, walaupun demikian game ini pernah di desak dan mendapatkan protes karena terdapat adegan kekerasan terhadap anak.

Meski demikian ada lubang dalam cerita tersebut seperti contoh saat Connor dan rekan detektifnya mengejar keberadaan Markus, setelah mendapatkan keterangan dari keluarga bekas pemiliknya mereka malah menemui innovator android yang sudah lebih dari 10 tahun keluar dari industri tersebut.

Dan yang paling mengganjal dibanyak adegan pemain disuguhkan dengan pilihan yang hitam-putih seperti saat si penemu android ingin buka suara dengan syarat Connor mau mengeksekusi android perempuannya, dan disaat yang sama partner manusia android tersebut meminta Connor untuk meletakkan pistolnya dan hasilnya bisa ditebak lebih dari 90% pemain game tersebut tidak memilih untuk menarik pelatuknya.

Game eksklusif Playstation 4 ini juga memiliki Visual maupun Grafik yang sangat indah dan super realistis, story yang memiliki cerita kuat serta audio yang enak didengar dan selaras dengan pergerakan para karakter maupun keadaan sekitar.

Game ini memang sangatlah cocok karena menceritakan masa depan yang nantinya peranan manusia perlahan digantikan oleh robot android yang semakin berkembang dan memiliki emosional layaknya manusia yang sesungguhnya, jadi game ini patut anda coba dan mungkin akan sulit untuk tidak tergoda memainkannya kembali setelah tamat.